Senin, 22 Oktober 2018

KPU Kurangi Jumlah Pendukung di Debat Ketiga Pilgub Jabar 2018

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • (Dari kiri) Pasangan calon gubernur dan wagub Jawa Barat nomor urut satu Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum, nomor urut dua TB Hasanuddin-Anton Charliyan, nomor urut tiga Sudrajat-Ahmad Syaikhu, dan nomor urut empat Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi menghadiri Debat Publik Putaran Kedua Pillgub Jabar 2018 di Balairung Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, 14 Mei 2018. ANTARA

    (Dari kiri) Pasangan calon gubernur dan wagub Jawa Barat nomor urut satu Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum, nomor urut dua TB Hasanuddin-Anton Charliyan, nomor urut tiga Sudrajat-Ahmad Syaikhu, dan nomor urut empat Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi menghadiri Debat Publik Putaran Kedua Pillgub Jabar 2018 di Balairung Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, 14 Mei 2018. ANTARA

    TEMPO.CO, Bandung - Komisi Pilihan Umum Daerah Jawa Barat memastikan akan mengurangi jumlah tamu undangan dalam debat kandidat pemilihan gubernur Jawa Barat atau Pilgub Jabar 2018 yang ke-3. Debat ini rencananya dilaksanakan di gedung Grand Sudirman, Jalan Sudirman, Kota Bandung, Jumat, 22 Juni 2018, nanti.

    "Konsepnya untuk debat ketiga ini kami lebih sederhanakan, kemudian juga dari aspek undangan sekarang tidak banyak tamu yang kita undang," ujar Komisioner KPUD Jawa Barat, Divisi SDM dan Hubungan Partisipasi Masyarakat, Nina Yuningsih saat dihubungi Tempo, Selasa, 12 Juni 2018.

    Baca juga: KPU Larang Kampanye Capres di Debat Ketiga Pilkada Jawa Barat

    Menurut Nina, untuk tamu undangan dari tiap pendukung keempat pasangan calon, masing-masing hanya akan diberikan kuota sebanyak 50 orang saja. Pertimbangannya, kata dia, berkaca pada debat kandidat putaran kedua, dimana terjadi keributan antara pendukung masing-masing pasangan calon sehingga acara debat kandidat pun terganggu.

    "Untuk pendukung itu kami alokasikan hanya 50 orang saja dari masing-masing pasangan. Dan undangan juga kita batasi karena pertama berkaca dari pengalaman yang lalu ya, kemudian yang kedua juga kapasitas gedungnya terbatas," katanya.

    Baca juga: Aher Optimistis Sudrajat-Ahmad Syaikhu Menang Pilkada Jawa Barat

    Pada debat kandidat putaran pertama yang berlangsung di gedung Sabuga, Kota Bandung, jumlah undangan yang hadir memang cukup banyak. Sekitar 2.500 orang yang mayoritas merupakan para pendukung keempat pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Barat, memenuhi bangku tribun aula Sabuga.

    "Kemudian dalam debat kandidat putaran kedua kemarin pun yang bertempat di kampus UI (Universitas Indonesia), Depok ya jumlah peserta yang datang sebanyak 1.500 orang. Namun, kalau yang sekarang kita batasi hanya 50 orang saja dari masing-masing Paslon," ujarnya.

    Baca juga: Debat Ricuh, Sudrajat-Ahmad Syaikhu Diperiksa Bawaslu Jabar

    Nina mengaku, pengurangan jumlah tamu undangan itu merupakan hasil koordinasi dengan Kepolisian Daerah Jawa Barat. Kemudian, KPUD Jawa Barat menindaklanjuti hasil pertemuan dengan Polda Jawa Barat agar tamu undangan bisa lebih dikerucutkan lagi jumlahnya.

    "Kami menindaklanjuti dengan menyederhanakan dan yang hadir langsung juga kita perkecil jumlahnya dikurangi, dan disarankan lebih baik nonton via televisi aja di rumah masing-masing," kata dia.

    Baca juga: KPU Tak Akan Beri Sanksi Larangan Debat ke Sudrajat-Ahmad Syaikhu

    Debat kandidat Pilgub Jabar 2018 itu rencananya akan diikuti oleh keempat paslon, yakni pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum, Tubagus Hasanuddin-Anton Charliyan, Sudrajat-Ahmad Syaikhu, dan pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi.

    Tema yang akan dibahas oleh keempat pasangan calon itu yakni seputar masalah sosial, budaya dan agama. "Isu perempuan dan anak pun masuk dalam pembahasan," ucapnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hak Asasi Binatang Diperingati untuk Melindungi Hewan

    Hak Asasi Binatang, yang diperingati setiap 15 Oktober, diperingati demi melindungi hewan yang sering dieksploitasi secara berlebihan, bahkan disiksa.