Jumat, 17 Agustus 2018

Muhaimin Ancam Pecat Ketua DPC Jika Gus Ipul dan Ida Kalah Pilgub

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketum PKB Muhaimin Iskandar bersama Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo (kiri), Tokoh Papua, Pastor Neles Tebay (kanan), mengikuti diskusi Gus Dur, Papua dan Paradigma Pembangunan, dalam rangka Harlah ke-19 PKB di Gedung DPP PKB, Jakarta, 26 Juli 2017. Dalam diskusi ini PKB mengingatkan pembangunan di Papua tidak boleh terlepas dari tujuan utamanya yakni mewujudkan nilai-nilai kemanusiaan  di atas segala-galanya. TEMPO/Imam Sukamto

    Ketum PKB Muhaimin Iskandar bersama Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo (kiri), Tokoh Papua, Pastor Neles Tebay (kanan), mengikuti diskusi Gus Dur, Papua dan Paradigma Pembangunan, dalam rangka Harlah ke-19 PKB di Gedung DPP PKB, Jakarta, 26 Juli 2017. Dalam diskusi ini PKB mengingatkan pembangunan di Papua tidak boleh terlepas dari tujuan utamanya yakni mewujudkan nilai-nilai kemanusiaan di atas segala-galanya. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar menanggapi hasil survei perihal tak unggulnya pasangan calon PKB dalam pemilihan kepala daerah di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Cak Imin, sapaan Muhaimin, memantau kerja keras yang dilakukan para pimpinan dan pengurus Dewan Pengurus Cabang (DPC) di daerah.

    "Tentu survei ada yang fluktuatif ada yang dinamis, ada yang objektif. Saya melihat intinya kerja keras mulai seminggu," kata Cak Imin di Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat pada Ahad, 10 Juni 2018.

    Baca: Jika Tak Dipilih Jokowi, Cak Imin Dibisiki Kiai Agar Jadi Capres

    Hasil sigi lembaga survei Charta Politika pada 23-29 Mei lalu mencatat pasangan calon yang diusung koalisi PKB dan PDIP, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Puti Guntur Soekarnoputri memperoleh suara 43,8 persen. Angka ini di bawah perolehan pasangan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak yang meraih 44,6 persen suara. Dalam survei Charta Politika pada Maret, Gus Ipul-Puti unggul dengan 44,8 persen dan Khofifah-Emil 38,1 persen.

    Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya mengatakan persaingan di Jawa Timur ketat dan sulit diprediksi pemenangnya hingga hari H pemilihan. Khofifah-Emil menguasai wilayah Mataraman, Pesisir, dan Madura. Sedangkan Gus Ipul-Puti menguasai wilayah Arek dan Tapal Kuda.

    Baca: Dana Cekak, Muhaimin Iskandar Minta Ida Fauziyah Yakin Menang

    Muhaimin meminta para pengurus dan pimpinan DPC bekerja keras memenangkan Gus Ipul-Puti. Dia juga menyinggung agar kadernya bekerja keras memenangkan pasangan Sudirman Said-Ida Fauziyah di Jawa Tengah.

    Juga merujuk survei Charta Politika, pasangan Sudiman Said-Ida Fauziyah tertinggal jauh dari pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin Maimoen. Elektabilitas Sudirman-Ida hanya sebesar 13,6 persen, sedangkan Ganjar-Taj Yasin meraih suara 70,5 persen.

    Muhaimin mengatakan, dia akan memecat para ketua DPC yang tak memenangkan Gus Ipul-Puti dan Sudirman-Ida di kabupaten masing-masing. "Baik di Jateng, Jatim, yang enggak kerja memenangkan Saifullah Yusuf dan Ida Fauziyah, saya lihat 27 Juni nanti, kalau sampai di kabupatennya kalah, ketua DPC-nya saya pecat," kata dia.

    Baca: PKB Usung Maju Pilgub Jatim, Gus Ipul: Terima Kasih Pak Muhaimin


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Jurus Rusia Membalas Sanksi AS Terkait Sergei Skripal

    Berikut 5 hal yang mungkin Rusia sebagai retaliasi atas sanksi dari AS terkait kasus serangan racun novichok kepada Sergei Skripal dan putrinya.