Peta Pertarungan Ridwan Kamil dan Deddy Mizwar di Pilgub Jabar

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasangan calon gubernur dan wagub Jawa Barat nomor urut satu Ridwan Kamil (kiri)-Uu Ruzhanul Ulum (kanan) menyampaikan visi dan misinya pada Debat Publik Putaran Kedua Pillgub Jabar 2018 di Balairung Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, 14 Mei 2018. Tema yang diangkat pada debat kedua Pilgub Jabar mengenai lingkungan hidup, sumber daya alam (SDA), energi dan pangan, pertanian, kelautan, kehutanan dan pertambangan. ANTARA

    Pasangan calon gubernur dan wagub Jawa Barat nomor urut satu Ridwan Kamil (kiri)-Uu Ruzhanul Ulum (kanan) menyampaikan visi dan misinya pada Debat Publik Putaran Kedua Pillgub Jabar 2018 di Balairung Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, 14 Mei 2018. Tema yang diangkat pada debat kedua Pilgub Jabar mengenai lingkungan hidup, sumber daya alam (SDA), energi dan pangan, pertanian, kelautan, kehutanan dan pertambangan. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Hasil survei Indikator Politik Indonesia menunjukkan pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum masih unggul di Pilgub Jawa Barat 2018. Direktur Eksekutif Indikator Burhanuddin Muhtadi menjelaskan elektabilitas pasangan Ridwan Kamil-Uu Rhuzanul Ulum (Rindu) mencapai 40,9 persen.

    Sementara itu, pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi atau Duo DM masih kalah tipis di angka 35,6 persen. Sedangkan dua pasangan lainnya, Sudarajat-Ahmad Syaikhu dan TB Hasanuddin-Anton Charliyan, masih tertinggal jauh di angka 5,3 dan 2,7 persen.

    Baca: Survei Indikator: Ridwan Kamil-Uu Masih Unggul di Jawa Barat

    "Hingga saat ini dukungan terhadap keduanya tampak tidak terpaut jauh, pasangan Rindu masih sedikit unggul, tapi tidak signifikan secara statistik," ujar Burhanuddin Muhtadi di kantornya di bilangan Cikini, Jakarta Pusat, Rabu, 6 Juni 2018.

    Survei Indikator menunjukkan, di Jawa Barat (Jabar) 1 dan 2, Rindu memperoleh suara mayoritas. "Rindu juga unggul di wilayah Jabar 6, 7 dan 11, tapi tidak mayoritas," ujar Burhanuddin.

    Adapun wilayah Jabar 1 yang dimaksud dalam hal ini adalah Daerah Pemilihan (Dapil) Jabar 1 yakni Kota Bandung dan Kota Cimahi; Jabar 2 meliputi Bandung dan Bandung Barat. Jabar 6 meliputi Kota Bekasi dan Kota Depok. Jabar 7 yakni Purwakarta, Karawang, dan Bekasi. Sedangkan Jabar 11 adalah Garut, Tasikmalaya, dan Kota Tasikmalaya.

    Baca: Pilgub Jabar, Kubu Ridwan Kamil Incar Suara Pendukung PDIP

    Sementara itu, lanjut dia, Duo DM mendapatkan suara mayoritas di wilayah Jabar 3 dan cukup dominan di Jabar 8 dan 9, sedikit unggul di Jabar 4 dan 10. "Tetapi di Jabar 4 kelompok mengambang sangat besar. Dan wilayah Jabar 5, Rindu dan Duo DM berimbang," ujar Burhanuddin.

    Jabar 3 yakni Cianjur dan Kota Bogor, kemudian Jabar 4 meliputi Sukabumi dan Kota Sukabumi. Sedangkan Jabar 8 mencakup Cirebon, Indramayu, dan Kota Cirebon. Selanjutnya Jabar 9 yakni Majalengka, Sumedang, dan Subang. Jabar 10 meliputi Ciamis, Kuningan, Pangandaran, dan Kota Banjar. Sementara Jabar 5 adalah Bogor.

    "Pilgub Jabar 27 Juni mendatang diprediksi akan berlangsung ketat, terutama antara Ridwan Kamil-Uu dan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi," ujar Burhanuddin.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    OTT Bupati Kolaka Timur, Simak Fakta Penangkapan dan Profil Andi Merya

    Bupati Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Andi Merya Nur, ditangkap KPK dalam OTT. Ia diduga menerima suap yang berhubungan dengan dana hibah BNPB.