Sudirman Said-Ida Fauziyah Gencarkan Program Ayo Obah

Bakal Calon Gubernur Jawa Tengah Sudirman Said ketika mengumumkan kandidat wakilnya di Hotel Ambhara, Jakarta Selatan, 2 Januari 2018. Tempo/Zara Amelia

TEMPO.CO, Semarang - Koalisi partai politik pengusung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah  Sudirman Said-Ida Fauziyah makin memanaskan mesin pemenangannya. Sudirman-Ida yang diusung Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Amanat Nasional dan Partai Kebangkitan Bangsa menggelar pelatihan di 573 kecamatan se-Jawa Tengah untuk mengenalkan program Ayo Obah.

"Kita memiliki sembilan trainer utama tingkat provinsi untuk memberikan berbagai pelatihan di Jateng. Ayo Obah ini merupakan kata yang mengartikan ayo masyarakat Jateng bergerak," ucap Sudirman Said di Markas Pemenangan Sudirman-Ida, Jalan Pamularsih, Semarang, Kamis, 31 Mei 2018.

Baca: Sudirman Said Janji Beri Permodalan untuk Wirausahawan

Pelatihan, kata Sudirman, dalam rangka menjaring pemenuhan kebutuhan lapangan kerja di Jawa Tengah. Tujuan utamanya yakni mengentaskan kemiskinan dari angka 12 persen menjadi 6 persen selama 5 tahun ke depan. Program tersebut juga masuk dalam 22 janji kerja yang selama ini dikampanyekan Sudirman-Ida.

Bekas Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral itu menuturkan momentum pelatihan serentak digelar pada Minggu, 2 Juni 2018, dengan mendatangkan trainer yang bergerak di bidang wirausaha. Kegiatan itu dilaksanakan hari ke-17 Ramadan atau bertepatan dengan malam Nuzulul Quran.

Sudirman berujar, jika penguasaan pelatihan hadir di kecamatan, maka bisa diteruskan di 7.809 kelurahan/desa di Jawa Tengah. Setidaknya, minimal ada 30 orang di setiap kecamatan yang akan diberikan pelatihan. Komitmen tersebut merupakan salah satu upaya penciptaan 5 juta lapangan kerja untuk menyerap angka pengangguran di Jawa Tengah.

Simak: Sudirman Said Mengaku Mendapat Ketidakadilan di Pilgub Jateng

Selain bergerak bersama relawan, Sudirman juga mengklaim mesin pemenangan partai mulai memanas. Ia menyebut masing-masing partai pendukung sudah menggerakkan 1.000 kadernya  untuk melakukan pemenangan melalui sosialisasi, pengerahan massa dukungan, hingga penampungan aspirasi mengenai persoalan di Jawa Tengah.

"Saat turun di lapangan, masyarakat sebagian besar menginginkan perubahan. Lebaran, saat masyarakat kota mudik, mereka akan mengabarkan kepada masyarakat desa soal janji kinerja kami. Ya, kami meyakini masyarakat kota sudah mengetahui kebutuhan akan perubahan," ucap Sudirman.

Lihat: Sudirman Said Ingin Jawa Tengah Jadi Rumah Bersama Para Santri

Sekretaris  Partai Gerindra Jawa Tengah Sriyanto Saputro menuturkan partainya sudah lama bergerak masif hingga ke tingkat RT. Momentum hari ke-17 Ramadan akan menjadi gebrakan serentak di Jawa Tengah dalam memasifkan gerakkan pemenangan Sudirman-Ida.

"Berbagai aspek ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dilakukan keduanya (Sudirman-Ida). Setidaknya, mereka juga sudah membuka kesempatan kerja sama market, seperti potensi pasar di Boyolali (ternak hewan) untuk dipasarkan di Jakarta. PAN, PKB juga sama sudah bergerak, PKS juga sudah solid," kata Sriyanto.

FITRIA RAHMAWATI






Fakta Kedekatan Anies Baswedan dan Sudirman Said: Saling Puji hingga Makan Bareng di Warteg

1 hari lalu

Fakta Kedekatan Anies Baswedan dan Sudirman Said: Saling Puji hingga Makan Bareng di Warteg

Kedekatan Anies Baswedan dan Sudirman Said sudah terjalin sejak lama. Mulai dari saling puji hingga makan bareng di warteg.


Tim Anies Baswedan Bantah Ada Perjanjian dengan Prabowo Subianto Soal Pencalonan Presiden

2 hari lalu

Tim Anies Baswedan Bantah Ada Perjanjian dengan Prabowo Subianto Soal Pencalonan Presiden

Anies Baswedan disebut hanya memiliki perjanjian dengan Sandiaga Uno soal pembagian biaya kampanye Pilkada DKI Jakarta 2017.


Geisz Chalifah Mundur dari Ancol, Ini Daftar Loyalis Anies Baswedan Hengkang dari BUMD DKI

14 hari lalu

Geisz Chalifah Mundur dari Ancol, Ini Daftar Loyalis Anies Baswedan Hengkang dari BUMD DKI

Loyalis Anies Baswedan Geisz Chalifah, memutuskan mundur dari jabatannya sebagai Komisaris Ancol pada 2 Januari 2023.


Sudirman Said Resmi Mundur dari Komisaris Utama PT Transjakarta

21 hari lalu

Sudirman Said Resmi Mundur dari Komisaris Utama PT Transjakarta

Sudirman Said sebenarnya sudah mengajukan pengunduran diri sebagai Komisaris Utama PT Transjakarta sejak November 2022


Sudirman Said dan Yana Aditya Mundur dari Transjakarta, Kuncoro Wibowo Jadi Dirut

21 hari lalu

Sudirman Said dan Yana Aditya Mundur dari Transjakarta, Kuncoro Wibowo Jadi Dirut

Sudirman Said menyatakan mundur sebagai komisaris PT Transjakarta


Eks Menteri Jokowi, Sudirman Said, Bicara di Forum ICMI, Yakin Desentralisasi Terbaik untuk Indonesia

22 hari lalu

Eks Menteri Jokowi, Sudirman Said, Bicara di Forum ICMI, Yakin Desentralisasi Terbaik untuk Indonesia

Ketua Majelis Pembangunan Daerah Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Sudirman Said, yakin desentralisme sistem terbaik buat Indonesia.


Sudirman Said Masih Jadi Komisaris Utama Transjakarta, Pengunduran Diri Tunggu Persetujuan RUPS

24 November 2022

Sudirman Said Masih Jadi Komisaris Utama Transjakarta, Pengunduran Diri Tunggu Persetujuan RUPS

Sudirman Said masih menjabat sebagai Komisaris Utama Transjakarta. Belum ada persetujuan RUPS soal pengunduran diri. Aktif di tim Anies Baswedan.


BP BUMD DKI Enggan Komentari Soal Sudirman Said Mundur sebagai Komut Transjakarta

14 November 2022

BP BUMD DKI Enggan Komentari Soal Sudirman Said Mundur sebagai Komut Transjakarta

BP BUMD DKI tak mau berkomentar soal calon pengganti Sudirman Said sebagai Komisaris Utama Transjakarta.


Sudirman Said Mundur dari Transjakarta, Heru Budi Hartono: Ya Enggak Apa-apa

12 November 2022

Sudirman Said Mundur dari Transjakarta, Heru Budi Hartono: Ya Enggak Apa-apa

Menanggapi pengunduran diri Sudirman Said dari Komisaris Utama TransJakarta, Heru Budi Hartono tidak mempermasalahkannya.


Mundur dari Komisaris Utama Transjakarta, Ini Penjelasan Sudirman Said

12 November 2022

Mundur dari Komisaris Utama Transjakarta, Ini Penjelasan Sudirman Said

Sudirman Said menyatakan mundur dari Komisaris Utama Transjakarta dan nonaktif dari Sekjen PMI untuk fokus menjalani aktivitas politik.