Khofifah-Emil Dorong Renovasi Pasar Tradisional Melalui Dana CSR

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berswafoto dengan pedagang saat kampanye di Pasar Taman, Sepanjang, Jawa Timur, Rabu (28/2). Calon Gubernur Jawa Timur bernomor urut satu tersebut mensosialisasikan dirinya sebagai calon gubernur serta meninjau fasilitas pasar dan mendengarkan keluhan dari sejumlah pedagang terkait pasokan kebutuhan sehari-hari. ANTARA/Umarul Faruq

    Calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berswafoto dengan pedagang saat kampanye di Pasar Taman, Sepanjang, Jawa Timur, Rabu (28/2). Calon Gubernur Jawa Timur bernomor urut satu tersebut mensosialisasikan dirinya sebagai calon gubernur serta meninjau fasilitas pasar dan mendengarkan keluhan dari sejumlah pedagang terkait pasokan kebutuhan sehari-hari. ANTARA/Umarul Faruq

    TEMPO.CO, Surabaya - Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur Khofifah-Emil mendorong renovasi pasar tradisional di tiap daerah melalui pendanaan corporate social responsibility (CSR) atau anggaran sosial dari perusahaan.

    "Pasar tradisional di tiap daerah itu dikelola oleh Pemerintah Kabupaten atau Kota. Harus ada koordinasi yang baik dengan perusahaan-perusahaan di daerah untuk kepentingan merenovasi pasar-pasar tradisional yang sudah tidak layak," kata Khofifah kepada wartawan di Surabaya, Senin, 30 April 2018.

    Baca: Demi Khofifah, Zulkifli Hasan Safari Politik 12 Hari di Jatim

    Mantan Menteri Sosial itu menilai mayoritas pasar tradisional di berbagai daerah yang setiap hari sejak awal masa kampanye telah dikunjunginya sudah tidak layak untuk aktivitas jual-beli. Dia mencontohkan hari ini saat berkunjung ke Pasar Pacar Keling Surabaya, banyak penjual yang mengeluh sepi pembeli.

    "Saya rasa kalau tempatnya memang sudah tidak layak seperti ini akan membuat masyarakat kalangan menengah berpindah untuk berbelanja ke pasar modern," ucapnya.

    Diperoleh informasi, Pasar Pacar Keling Surabaya selalu tergenang air setiap kali turun hujan. Selain itu lorong-lorong antarlapak para penjual terbilang sempit, sehingga bagi para pembeli untuk berpapasan saja susah. "Semula saya kira pasar tradisional di Pacar Keling ini adalah pasar darurat. Tapi ternyata bukan pasar darurat," ujarnya.

    Baca: Kata Muslimat NU, Mendukung Khofifah-Emil Itu untuk Dunia-Akhirat

    Maka Khofifah menilai renovasi infrastruktur di pasar tradisional Pacar Keling Surabaya tergolong mendesak. Bagi dia, pasar tradisional yang masih eksis di berbagai daerah di wilayah Jawa Timur harus berseiring dengan kemajuan pasar modern.

    "Untuk itu renovasi atau pembangunan infrastruktur di berbagai pasar tradisional yang kondisinya sudah tidak layak harus diprioritaskan sehingga penjual dan pembeli bisa beraktivitas dengan nyaman," tuturnya.

    Ketua Umum Muslimat Nahdlatul Ulama itu meyakini jika infrastruktur pasar tradisional telah dibenahi maka transaksinya akan mengalami pergerakan dengan baik.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H