Tommy Soeharto Minta Pengurus Partai Berkarya Andil di Pilkada

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Dewan Pembina Partai Berkarya Tommy Soeharto dalam acara silaturahmi Partai Berkarya di Graha Granadi, Jakarta Selatan pada Senin, 19 Februari 2018. Tempo/Zara Amelia

    Ketua Dewan Pembina Partai Berkarya Tommy Soeharto dalam acara silaturahmi Partai Berkarya di Graha Granadi, Jakarta Selatan pada Senin, 19 Februari 2018. Tempo/Zara Amelia

    TEMPO.CO, Karanganyar - Ketua Dewan Pembina Partai Berkarya, Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto meminta pengurus di daerah untuk ikut ambil bagian dalam dinamika pemilihan kepada daerah 2018. Mereka diminta untuk ikut memberikan dukungannya kepada salah satu pasangan calon.

    Hal itu ditegaskan saat membuka Rapat Pimpinan Nasional III Partai Berkarya yang digelar di Lor In Hotel Karanganyar, Jawa Tengah, Sabtu 10 Maret 2018. "Waktunya memang singkat, hanya tinggal dua bulan," kata Tommy.

    Baca juga: Tommy Soeharto Diminta Jadi Ketum Partai Berkarya

    Menurutnya, pemilihan kepala daerah merupakan sebuah momentum yang tidak boleh dilewatkan. "Kita harus memiliki sikap siapa yang harus didukung," katanya. Mereka akan bergabung dengan koalisi-koalisi yang sudah terbentuk sebelumnya.

    Tommy mengatakan sebagai sebuah partai baru, langkah yang dilakukan dalam ajang pemilihan kepada daerah itu memiliki risiko, terutama saat calon yang didukung ternyata kalah. "Partai tentu akan terkena imbasnya," katanya.

    Menurutnya, calon yang kalah dalam pemilihan masih bisa ditarik untuk ikut bergabung di partai baru itu. Sebab, paling tidak mereka masih memiliki pendukung yang bisa dimanfaatkan sebagai pendongkrak suara di pemilihan umum 2019 mendatang lagi.

    "Kami minta pengurus wilayah untuk menentukan calon-calon yang bisa didukung," katanya.

    Sebaliknya, jika calon yang didukung ternyata menang, hal itu akan menjadi sebuah keuntungan besar terhadap partainya. "Semoga nantinya kader-kader kita bisa mendapatkan posisi yang baik," kata Tommy Soeharto.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kobe Bryant Sang Black Mamba: Saya Tak Ingin Jadi Michael Jordan

    Pemain bola basket Kobe Bryant meninggal pada 26 Januari 2020, dalam kecelakaan helikopter di dekat Calabasas, California. Selamat jalan Black Mamba!