Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Pilgub Jabar, Siapa Pemilik Dana Kampanye Paling Besar?

image-gnews
Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (nomor urut satu), TB Hasanuddin-Anton Charliyan (nomor urut dua), Sudrajat-Ahmad Syaikhu (nomor urut tiga), dan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi (nomor urut empat) di Bandung, 13 Februari 2018. ANTARA/Novrian Arbi
Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (nomor urut satu), TB Hasanuddin-Anton Charliyan (nomor urut dua), Sudrajat-Ahmad Syaikhu (nomor urut tiga), dan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi (nomor urut empat) di Bandung, 13 Februari 2018. ANTARA/Novrian Arbi
Iklan

TEMPO.CO, BANDUNG — Pasangan calon yang berlaga di pemilihan gubernur Jawa Barat (pilgub Jabar) 2018 telah menyerahkan laporan dana kampanye. Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat Agus Rustandi mengatakan, seluruh pasangan calon gubernur Jawa Barat sudah menyerahkan laporan awal dana kampanye yang tenggatnya harus diserahkan sehari sebelum pelaksanaan kampanye.

“Sudah cukup. Sudah lengkap sesuai dengan apa yang di amanatkan Peraturan KPU Nomor 5 tahun 2017,” kata dia saat dihubungi Tempo, Rabu, 14 Februari 2018, malam.

Agus mengatakan, KPU mematok jadwal penyerahan dana awal kampanye masing-masing calon gubernur Jawa Barat 2018 tersebut tanggal 14 Februari 2018, pukul 18.00 WIB. Laporan dana awal kampanye itu akan di umumkan dalam situs KPU Jawa Barat, pada 15 Februari 2018.

Simak: Begini Skenario Tiga Poros di Pilgub Jabar 2018 

Dia mengingatkan, seluruh penggalangan dana kampanye masing-masing pasangan calon yang berlaga di pemilihan gubernur Jawa Barat 2018 agar tetap mematuhi ketentuan batasan dana kampanye maksimal yang dikumpulkan sebesar Rp 473.392.230.787,5. “Berapapun nanti penggalangan dana kampanye yang mereka dapatkan, harus memperhatikan batasan pengalangan dana yang sudah ditetapkan KPU,” kata Agus.

Agus mengatakan, ketentuan lain yang harus diperhatikan masing-masing pasangan calon gubernur itu diantaranya batasan penerimaan sumbangan dana kampanye. Salah satunya batasan maksimal sumbangan partai politik pengusung. “Sumbangan maksimal partai politik itu maksimal Rp 750 juta. Kalau dari pasangan calon, tidak ada batasnya, bebas,” kata dia.

Berikut laporan awal dana kampanye masing-masing calon yang diterima KPU Jawa Barat. Masing-masing mencantumkan dana awal yang sudah terkumpul per tanggal 12 Februari 2018, serta dana yang sudah dikeluarkan terhitung tanggal 12 Februari 2018, sekaligus saldo yang tersisa.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Pasangan nomor urut 1, Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum menyerahkan laopran dana kampanye pada 14 Februari 2018. Dalam laporannya, tim kampanye pasangan Rindu itu mencatatkan total penerimaan terhitung tanggal 12 Februari 2018 sebesar Rp 2,23 miliar. Total dana yang telah dibelanjakan Rp 1,52 miliar. Sisanya RP 631 juta berada di rekening dana kampanye, dan sisanya ada di kas Rp 79,4 juta.

Selanjutnya pasangan nomor urut 2, Hasanuddin-Anton Charliyan menyerahkan laporan dana kampanye pada 14 Februari 2018. Total penerimaan dana kampanye per tanggal 12 Februari 2018 sebesar Rp 250 juta. Dana yang telah dibelanjakan Rp 229,5 juta. Saldo yang tersisa Rp 20,5 juta. Saldo dana sisa itu masing-masing berada di rekening dana kampanye Rp 10 juta, dan sisanya ada di kas Rp 10,5 juta.

Pasangan nomor urut 3, Sudrajat-Ahmad Syaikhu menyerahkan laporan dana kampanye pada KPU Jawa Barat pada 13 Februari 2018. Dana awal kampanye yang terkumpul per tanggal 12 Februari 2018 sebesar Rp 15 juta. Belum ada yang dibelanjakan. Saldo per tanggal 12 Februari 2018 Rp 15 juta, seluruhnya berada di dalam rekening dana kampanye yang dilaporkan pada KPU Jawa Barat.

Terakhir pasangan nomor urut 4, Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi menyerahkan laporan awal dana kampanye pada tanggal 14 Februari 2018. Saldo dana kampanye yang dilaporkan per 12 Februari 2018 sebesar Rp 201 juta. Belum ada yang dibelanjakan. Saldo dana kampanye tercatat Rp 201 juta, seluruhnya masih berada dalam rekening dana kampanye yang dilaporkan pada KPU.

Laporan dana awal kampanye pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum diantarkan langsung oleh Ketua Tim Pemenangan sekaligus Ketua DPD Partai Nasdem Jawa Barat Saan Mustopa, dan wakil ketua tim pemenangan Arfi Rafnialdi. “Hari ini kita serahkan LADK (Laporan Awal Dana Kampanye) RINDU dan nomor rekeningnya. Hal ini dilakukan  untuk mewujudkan dana kampanye yang transparan dan bisa dipertanggung-jawabkan,” kata  Saan dalam siaran pers yang diterima Tempo dari tim media pasangan itu, Rabu, 14 Februari 2018.

Saan mengatakan, tim pemenangan akan berkala menyerahkan laporan dana kampanye pilgub Jabar yang terkumpul selama masa kampanye mulai 13 Februari sampai 27 Juni 2018. Tim pemenangan Rindu misalnya, menggalang dana kampanye lewat udunan warga atau Uwa, via online maupun offline, lewat websiteudunan.jabarjuara.id.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Alasan PDIP Jagokan Ridwan Kamil di Pilkada Jawa Barat

1 hari lalu

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
Alasan PDIP Jagokan Ridwan Kamil di Pilkada Jawa Barat

PDIP sebut akan memasangkan Ono Surono dengan Ridwan Kamil di Pilkada Jawa Barat 2024. Alasannya karena elektabilitas RK tinggi.


Sikap Golkar, PAN, dan Gerindra soal Ridwan Kamil Maju di Pilgub Jakarta atau Jabar

2 hari lalu

Golkar Belum Putuskan Ridwan Kamil Berlaga di Pilgub Jabar atau Jakarta
Sikap Golkar, PAN, dan Gerindra soal Ridwan Kamil Maju di Pilgub Jakarta atau Jabar

Nama bakal calon gubernur Ridwan Kamil belum ditentukan hingga saat ini: Maju di Pilgub Jakarta atau Jabar.


Riza Patria Sebut Gerindra Masih Dukung Ridwan Kamil Maju di Pilgub Jakarta

2 hari lalu

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Ahmad Riza Patria saat ditemui usai menghadiri acara Silaturahmi dan Tasyakuran DPD Gerindra DKI Jakarta di Tavia Heritage Hotel, Jakarta Pusat pada Kamis, 9 Mei 2024. TEMPO/Adinda Jasmine
Riza Patria Sebut Gerindra Masih Dukung Ridwan Kamil Maju di Pilgub Jakarta

Riza Patria menyebut Gerindra masih mendukung Ridwan Kamil di Jakarta.


PAN Tidak Ingin Memaksakan Ridwan Kamil ke Pilgub Jakarta

2 hari lalu

Wakil Ketua Komisi VII DPR Eddy Soeparno. Dok DPR
PAN Tidak Ingin Memaksakan Ridwan Kamil ke Pilgub Jakarta

Sekjen PAN Eddy Soeparno, mengatakan partainya tidak memaksa Golkar agar Ridwan Kamil agar maju di pemilihan gubernur Jakarta alih-alih Jawa Barat.


Perbandingan 3 Hasil Survey Anies Baswedan, Ridwan Kamil dan Ahok Jelang Pilkada Jakarta

2 hari lalu

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil usai melaksanakan salat subuh saat Subuh Keliling di Masjid Agung Sumedang, Jumat, 11 Juni 2021. Gubernur Ridwan Kamil akan menjadi saksi kerja sama antara Pemda Provinsi DKI Jakarta dengan Pemkab Sumedang dalam hal pertanian dan pemenuhan pangan. Kredit: Pemprov Jabar
Perbandingan 3 Hasil Survey Anies Baswedan, Ridwan Kamil dan Ahok Jelang Pilkada Jakarta

Hasil survey Ridwan Kamil dan Anies Baswedan saling bersaing jelang Pilkada Jakarta.


Masih Kuat di Jawa Barat, Ridwan Kamil Berpotensi Kembali Jadi Lawan Dedi Mulyadi

5 hari lalu

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (tengah) berfoto bersama warga saat menghadiri Upacara Penurunan Bendera HUT ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 17 Agustus 2023. HUT ke-78 RI mengusung tema Terus Melaju Untuk Indonesia Maju. ANTARA/Hafidz Mubarak A
Masih Kuat di Jawa Barat, Ridwan Kamil Berpotensi Kembali Jadi Lawan Dedi Mulyadi

Ridwan Kamil masih jadi bakal calon terkuat di bursa Pilgub Jabar 2024 versi SMRC. Jika maju, ia akan melawan Dedi Mulyadi.


Relawan Prabowo Mania 08 Dukung Dedi Mulyadi Maju di Pilkada Jabar

5 hari lalu

Dedi Mulyadi saat menerima kunjungan Kelompok relawan Prabowo Mania 08. (ANTARA/Dok Dedi Mulyadi)
Relawan Prabowo Mania 08 Dukung Dedi Mulyadi Maju di Pilkada Jabar

Noel menyebut Dedi Mulyadi sebagai sosok yang merakyat dan paham betul mengenai kebutuhan rakyat Jabar.


Nasdem Siap Jika Anies Baswedan Lawan Ahok di Pilgub Jakarta

5 hari lalu

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tertawa bersama dengan Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok) usai hadiri acara pelantikan anggota DPRD DKI Jakarta di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin, 26 Agustus 2019. TEMPO/Muhammad Hidayat
Nasdem Siap Jika Anies Baswedan Lawan Ahok di Pilgub Jakarta

Nasdem belum meresmikan dukungan kepada Anies Baswedan di Pilgub Jakarta.


Elektabilitas Ridwan Kamil-Ono Surono Tertinggi di Survei Pilgub Jabar, Pengamat: Koalisi Golkar-PDIP Sulit Terbentuk

5 hari lalu

Kurator IKN Ridwan Kamil saat diwawancarai usai mengunjungi ANTARA Heritage Center, Jakarta, Jumat 12 Juli 2024. ANTARA/Rio Feisal
Elektabilitas Ridwan Kamil-Ono Surono Tertinggi di Survei Pilgub Jabar, Pengamat: Koalisi Golkar-PDIP Sulit Terbentuk

Pengamat menilai koalisi Golkar dengan PDIP di pilkada Jabar dinilai sulit terjadi meski elektabilitas Ridwan Kamil-Ono Surono tertinggi dalam survei


Anggota Majelis Tinggi Demokrat Bilang Partainya Condong ke Dedi Mulyadi untuk Pilgub Jabar

7 hari lalu

Bima Arya dan Dedi Mulyadi. ANTARA/Dok Dedi Mulyadi
Anggota Majelis Tinggi Demokrat Bilang Partainya Condong ke Dedi Mulyadi untuk Pilgub Jabar

Dia mengatakan bahwa Dedi Mulyadi berada pada peringkat kedua dalam survei elektabilitas, di bawah nama mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.