Selasa, 22 Mei 2018

Peserta Pilkada 2018, Mantan Menteri hingga Bupati Inkumben

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua KPU Jawa Barat Yayat Hidayat (kanan) menyerahkan berkas hasil rapat pleno terbuka pengumuman pasangan calon pada Pilkada Jawa Barat 2018 pada Ketua Bawaslu Jawa Barat Harminus Koto di Bandung, 12 Februari 2018. Empat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur dinilai memenuhi syarat dan mulai terikat dengan aturan kampanye sejak 15 Februari mendatang. TEMPO/Prima Mulia

    Ketua KPU Jawa Barat Yayat Hidayat (kanan) menyerahkan berkas hasil rapat pleno terbuka pengumuman pasangan calon pada Pilkada Jawa Barat 2018 pada Ketua Bawaslu Jawa Barat Harminus Koto di Bandung, 12 Februari 2018. Empat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur dinilai memenuhi syarat dan mulai terikat dengan aturan kampanye sejak 15 Februari mendatang. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengambilan nomor urut pasangan calon peserta pemilihan kepala daerah (pilkada) 2018 digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) di sejumlah daerah pada Selasa, 13 Februari 2018. Pengundian nomor urut di antaranya dilakukan di Jawa Timur, Jawa Barat, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara.

    Jawa Timur:

    Pilkada Jawa Timur hanya diikuti pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak yang mendapat nomor urut 1 dan pasangan Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno yang mendapat nomor 2.

    Khofifah adalah mantan menteri sosial. Ia memutuskan mundur dari kabinet kerja Joko Widodo-Jusuf Kalla untuk mengikuti Pilkada Jatim 2018. Wakilnya, Emil adalah inkumben Bupati Trenggalek. Sedangkan lawannya, Saifullah Yusuf alias Gus Ipul adalah wakil gubernur Jawa Timur inkumben dua periode 2008-2018.

    Baca:
    Pilgub Jatim, Khofifah-Emil Dardak Dapat Nomor ... Nomor Urut Satu, Ridwan Kamil: Cocok dengan ...

    Jawa Barat:

    Komisi Pemilihan Umum Daerah Jawa Barat menetapkan nomor urut empat pasangan calon gubernur-wakil gubernur di Arcamanik, Bandung, Selasa, 13 Februari 2018. Nomor urut 1 jatuh ke tangan pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum. Sedangkan nomor urut dua didapat Tubagus Hasanuddin-Anton Charliyan, nomor urut 3 untuk Sudrajat-Ahmad Syaikhu, dan nomor urut 4 untuk pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi.

    Deddy mengenang pengalamannya berpasangan dengan Ahmad Heryawan pada Pilkada Jawa Barat 2013. “Saya dulu waktu berpasangan sama Kang Aher dapat nomor 4 dan sekarang mengulang lagi nomor 4, jadi mengulang kesuksesan,” kata Deddy.

    Sumatera Utara:

    Hanya ada dua pasangan peserta Pilkada Sumatera Utara 2018. Kedua pasangan calon itu adalah Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus dan Edy Rahmayadi-Musa Rajeckshah alias Ijeck. Pasangan Edy-Ijeck resmi mendapat nomor urut 1.

    Seperti pada Pilkada DKI Jakarta 2017 bersama Basuki Tjahaja Purnama yang mendapatkan nomor urut 2, di Pilkada Sumatera Utara ini Djarot-Sihar juga mendapat nomor urut 2 di Pilkada Sumut 2018. Usai pengundian nomor urut, Djarot mengatakan sangat familiar dengan nomor 2.

    Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini menganggap, nomor urut 2 bisa menjadi keberuntungan. “Artinya banyak. Bisa peace atau damai, bisa victory atau menang, bisa salam dua periode untuk Pak Jokowi. Salam dua jari, horas!” ujar Djarot.

    Baca juga:
    Pilgub Sulsel, Makna Nomor Urut Menurut Para ...
    Ini Nomor Urut Peserta Pilkada Sulawesi Utara 2018

    Sulawesi Selatan:

    Pilkada Sulawesi Selatan diikuti empat pasangan calon peserta. Pasangan Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar mendapat nomor urut 1 dan nomor urut 2 untuk pasangan Agus Arifin Nu’mang-Tanribali Lamo di Pilkada Sulawesi Selatan. Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman mendapat nomor urut 3 dan Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar dengan nomor urut 4.

    “Kami menginginkan nomor satu, tapi Allah memberikan nomor dua,” kata Agus Arifin seusai penetapan nomor urut. Menurut Nurdin, angka tiga adalah nomor terbaik. Nurdin-Sudirman mengaku tak menentukan nomor urut sedari awal.

    Ichsan-Mudzakkar memaknai nomor urut 4 sebagai angka kemenangan. Angka empat juga dimaknai sebagai Sulawesi Selatan yang memiliki empat etnis, yakni Toraja, Mandar, Makassar, dan Bugis.

    Sulawesi Tenggara:

    Pilkada Sulawesi Tenggara diikuti tiga pasang calon. Nomor urut satu didapat Alimazi-Lukman, nomor urut dua Asrun-Hugua, dan nomor urut tiga pasangan calon Rusda- Sjafei.

    Pasangan Asrun-Hugua diusung PAN, PDI, PKS, Gerindra, dan Hanura.
    Rusda-Sjafei diusung Partai Demokrat, PPP, dan PKB. Sedangkan Alimazi-Lukman diusung Partai Golkar dan Partai Nasdem.


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Aman Abdurrahman dan Abu Bakar Baasyir di Jaringan ISIS Indonesia

    Kelompok pendukung ISIS di Indonesia menjadikan Aman Abdurrahman sebagai pemimpin dan Abu Bakar Baasyir sebagai penasihat.