Beda Azwar Anas dan Puti Guntur Menurut Saifullah Yusuf

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Puti Guntur Soekarno. TEMPO/Ijar Karim

    Puti Guntur Soekarno. TEMPO/Ijar Karim

    TEMPO.CO, Bangkalan - Perjalanan pencalonan Saifullah Yusuf sebagai calon gubernur di pemilihan kepala daerah Jawa Timur 2018 menjadi salah satu yang paling banyak menyita perhatian publik karena harus gonta-ganti wakil. Semula posisi calon wakil diisi Bupati Banyuwangi Azwar Anas, namun di tengah jalan Azwar Anas memutuskan mundur karena tersandung skandal.

    Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan kemudian mengganti posisi Anas dengan politikus Senayan yang juga cucu Presiden pertama RI, Puti Guntur Soekarno. Lalu apa beda Azwar Anas dan Puti menurut pria yang akrab disapa Gus Ipul ini.

    Baca: Puti Guntur Ungkap Takdir dengan Saifullah di Makam Soekarno

    Ditemui usai menemani Puti Guntur, ziarah ke makam Kiai Kholil di Kabupaten Bangkalan pada Sabtu, 20 Januari 2017. Gus Ipul menjawab pertanyaan itu dari dua sisi, yaitu popularitas dan visi misi.

    Dari segi visi dan misi, kata Saifullah, dirinya dan Puti memiliki banyak kesamaan. Ini menguntungkan karena nyaris tak ada kendala dalam menyusun program kerja guna memajukan Jawa Timur ke depan. “Kebetulan sama saja (Azwar Anas dan Puti) visi misi kami sama, enggak ada beda,” kata dia.

    Mengenai popularitas, Gus Ipul menilai Azwar Anas lebih popular dibandingkan Puti, sehingga diperlukan langkah-langkah untuk mengenalkan sosok Puti kepada masyarakat. “Mbak Puti ini baru, kami baru seminggu, kalau mas Anas kan sudah lama,” ujarnya.

    Baca: Via Vallen Bantu Kampanye Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno

    Menurut Gus Ipul, tak sulit mengenalkan Puti karena saat ini figurnya sudah mulai dikenal. Buktinya saat ziarah ke makam Kiai Kholil banyak peziarah yang foto bareng dengannya. “Mas Anas juga bantu mengenalkan mbak Puti, Insya Allah semua berjalan dengan baik dan tak ada masalah,” kata dia.

    Sementara soal kerja tim pemenangannya, Saifullah Yusuf memastikan timnya telah berjalan. Ada tiga tim besar di belakang Gus Ipul, yaitu tim masing-masing parpol pengusung, tim relawan dan tim gabungan Gus Ipul-Puti. “Tim jalan terus, ini (ziarah) bagian dari kerja tim, tim partai jalan, relawan jalan, tim gabungan jalan, pelan-pelan tapi semua bergerak,” ujarnya.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Operasi Ketupat 2021 Demi Menegakkan Larangan Mudik, Berlaku 6 Mei 2021

    Sekitar 166 ribu polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021 untuk menegakkan larangan mudik. Mereka tersebar di lebih dari 300 titik.