Selasa, 21 Agustus 2018

Cara Kader PKB Mendongkrak Elektabilitas Ida Fauziah di Jateng

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bakal cagub-cawagub Jawa Tengah Sudirman Said (kiri depan) dan Ida Fauziah (kanan depan) melambaikan tangan saat tiba di Kantor KPU Jateng, Semarang, 10 Januari 2018. Sudirman Said dan Ida Fauziah diusung oleh Partai Gerindra, PKB, PKS, dan PAN. ANTARA

    Bakal cagub-cawagub Jawa Tengah Sudirman Said (kiri depan) dan Ida Fauziah (kanan depan) melambaikan tangan saat tiba di Kantor KPU Jateng, Semarang, 10 Januari 2018. Sudirman Said dan Ida Fauziah diusung oleh Partai Gerindra, PKB, PKS, dan PAN. ANTARA

    TEMPO.CO, Semarang - Seluruh kader dan jajaran kultural Partai Kebangkitan Bangsa diinstruksikan untuk meningkatkan elektabilitas bakal calon wakil gubernur Ida Fauziah. Ketua Fraksi PKB DPR ini dipilih menjadi pendamping Sudirman Said pada pemilihan gubernur Jawa Tengah 2018.

    "Saya telah menginstruksikan jajaran kultural partai agar elektabilitas Ida Fauziyah terus naik," kata Ketua DPW PKB Jawa Tengah Yusuf Chludori di Semarang pada Rabu, 10 Januari 2018.

    Baca: PKB Merasa Ditinggal PDIP di Pilgub Jateng

    Terkait dengan jaringan kultural, PKB akan masuk ke pondok pesantren yang tersebar di Jawa Tengah dan pengajian di masyarakat sebagai upaya memenangkan pasangan Sudirman Said-Ida Fauziyah. Gus Yusuf, sapaan Yusuf Chudlori, optimistis elektabilitas Ida Fauziyah akan terus terangkat dengan berjalannya mesin politik PKB hingga ke tingkat ranting.

    "Bu Ida ini bagian dari Jawa Tengah, suaminya adalah pejuang Nahdlatul Ulama di Jateng, tokoh NU juga," kata Yusuf.

    Baca: PKB Usung Sudirman Said-Ida Fauziah di Pilgub Jateng 2018

    Pasangan bakal calon gubernur Sudirman Said-Ida Fauziah pada Pilgub Jateng 2018 diusung oleh Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional, Partai Keadilan Sejahtera, dan Partai Kebangkitan Bangsa.

    Bersama dengan bakal cagub Sudirman Said, Ida mengaku akan mewujudkan Jateng lebih bermartabat dalam berbagai bidang. "Permasalahan perempuan, kemiskinan, perceraian, pernikahan anak, dan masih banyak isu lain yang butuh keseriusan di Jateng, kini saatnya membangun Jateng lebih baik lagi," kata dia.

    Ida membantah pernyataan sejumlah pihak yang menyebutkan bahwa dirinya dicalonkan sebagai bakal cawagub mendampingi Sudirman Said, secara mendadak. "Saya langsung mau ketika jabatan politik di posisi bakal calon wakil gubernur karena sosok Sudirman Said dan Gus Yusuf yang menawarkannya," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga