Minggu, 22 September 2019

PAN Resmi Mengusung Khofifah-Emil di Pilgub Jatim 2018

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Trenggalek Emil Dardak menunjukkan surat dukungan Cagub dan Cawagub dari Partai Nasdem yang diberikan pada mereka, di Kantor DPP Partai Nasdem, Jakarta, 2 Januari 2018. Partai Nasdem resmi mendukung Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak sebagai pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur pada Pilkada Jawa Timur 2018. Tempo/Adam Prireza

    Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Trenggalek Emil Dardak menunjukkan surat dukungan Cagub dan Cawagub dari Partai Nasdem yang diberikan pada mereka, di Kantor DPP Partai Nasdem, Jakarta, 2 Januari 2018. Partai Nasdem resmi mendukung Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak sebagai pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur pada Pilkada Jawa Timur 2018. Tempo/Adam Prireza

    TEMPO.CO, Jakarta -Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional Eddy Soeparno menyatakan partainya resmi mengusung duet Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak dalam Pemilihan Gubernur Jawa Timur (Pilgub Jatim) 2018.

    "PAN secara resmi mengusung Khofifah-Emil di Pilgub Jawa Timur," kata Eddy kepada Tempo melalui pesan pendek, Rabu dini hari, 10 Januari 2018.

    Sebelumnya, trio PKS, Gerindra, dan PAN berencana membentuk poros baru dalam Pilgub Jawa Timur. Namun, kejelasan rencana tersebut mulai pudar semenjak putri Abdurrahman Wahid, Yenny Wahid, menolak pinangan Prabowo Subianto untuk diusung sebagai gubernur.
    Baca : Pilgub Jatim, Khofifah Mendaftar Besok, Gus Ipul Tak Jelas

    Hingga kini, tinggal Partai Gerindra yang belum menentukan sikapnya di Pilgub Jawa Timur. Soalnya, Partai Keadilan Sejahtera kemarin malam secara resmi telah mendeklarasikan dukungannya terhadap bakal calon Gubernur Jawa Timur, atau Gus Ipul.

    Ketua PKS Jawa Timur Arif Hari Setiawan mengatakan dukungan partai kepada Gus Ipul merupakan arahan dari para kiai yang mengusungnya. Ia mengakui, keputusan ini baru diambil lantaran menyadari posisi PKS yang hanya memiliki 6 kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Timur.

    “Komunikasi kami dengan Gus Ipul kira-kira sejak akhir 2016, jauh sebelum teman-teman partai lain bergabung dengan beliau,” kata Arif

    Duet Khofifah-Emil kini telah mendapatkan dukungan dari Partai NasDem, Golkar, Demokrat, Hanura, PPP, dan PAN. Sementara Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, yang didukung PDIP, PKB, dan PKS, masih menunggu kepastian ihwal pendampingnya setelah Abdullah Azwar Anas mengundurkan diri.

    ADAM PRIREZA | ARTIKA RACHMI FARMITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi Diduga Terjerat Dana Hibah

    Perkara dugaan korupsi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bermula dari operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada 18 Desembe