Pilgub Jabar, Deddy Mizwar Mengaku Menangis Baca Puisi Fahri

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar

    Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar membalas puisi yang dibuat Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Fahri Hamzah. Lewat akun Instagram-nya, Fahri membuat puisi yang berisi kesan dan pesan untuk menghibur Deddy setelah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mencabut dukungan dalam pemilihan Gubernur Jawa Barat.

    Semula PKS berkongsi dengan Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional (PAN) hendak mengusung pasangan Deddy dan Ahmad Syaikhu sebagai calon Gubernur-Wakil Gubernur. Namun tiba-tiba PKS berbalik arah merapat ke Partai Gerakan Indonesia Raya dan Partai Amanat Nasional dengan mengusung Mayor Jenderal (Purnawirawan) Sudradjat-Syaikhu.

    Baca: Pesan Fahri Hamzah untuk Deddy Mizwar: Tertawakanlah Lukamu

    Deddy mengaku membaca puisi Fahri dua kali sambil menangis terharu. "Lidahku kelu dan meresapi tulisanmu membuat lelapku tiada kunjung tiba di malam yang lewat," kata Deddy lewat akun Instagram-nya, Jumat, 29 Desember 2017.

    Aktor senior itu menuturkan apa yang ada di dunia ini hanya permainan dan senda gurau belaka, seperti firman Tuhan. Deddy mengatakan Tuhan juga memerintahkan hamba-Nya untuk menjadi pemaaf.

    Simak: PKS Cabut Dukungan, Deddy Mizwar: Sudah Ada Feeling

    Deddy berjanji kepada Fahri bahwa dia akan tetap berjuang. "Aku akan terus berjuang. Integritas adalah jiwaku," ucapnya.

    Puisi Fahri Hamzah dibuat setelah PKS mengumumkan pembatalan mengusung Deddy. Fahri mengirim pesan untuk menghibur aktor yang tenar melalui film Nagabonar itu. Fahri meminta Deddy menyimpan perasaan kecewa di dalam hati.

    Selain itu, Fahri meminta sahabatnya itu tetap berjuang meski tanpa dukungan PKS. Ia mengingatkan agar Deddy melihat politik lebih ringan. Fahri mengajak Deddy menertawakan politik yang penuh tipu daya. "Tertawalah, Jie. Tertawakanlah lukamu," ujar Fahri Hamzah kemarin.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.