Alasan Gerindra Beri Surat Tugas ke La Nyalla untuk Pilkada Jatim

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • La Nyalla Mahmud Mattalitti dan Rizieq Shihab. instagram.com

    La Nyalla Mahmud Mattalitti dan Rizieq Shihab. instagram.com

    TEMPO.CO, Surabaya - Partai Gerindra mendukung niat La Nyalla Mattalitti untuk maju Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Timur pada 2018. Dukungan itu berupa surat tugas dari Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dan Sekretaris Jendral Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerindra Ahmad Muzani. 

    Gerindra memberi waktu 10 hari kepada La Nyalla untuk mencari koalisi, terhitung sejak Ahad, 10 Desember 2017 hingga 20 Desember 2017. “Kami berikan kesempatan kepada beliau untuk bekerja,” kata Sekretaris Jenderal Partai Gerindra DPD Jawa Timur Anwar Sadad kepada wartawan di Hotel Yello Surabaya, Rabu, 13 Desember 2017.

    Baca: Pilgub Jatim, Gerindra Beri Tenggat La Nyalla Cari Parpol Koalisi

    Surat tugas itu diberikan Prabowo Subianto untuk menyiapkan infrastruktur kelengkapan La Nyalla sebagai bakal calon gubernur. Mulai partai pendukung hingga tim pemenangan. 

    Sadad menambahkan ada beberapa alasan mengapa Prabowo memberikan surat tugas kepadanya. Salah satunya karena La Nyalla memiliki hubungan yang dekat dengan bekas komandan Kostrad itu. “Dekat tapi nggak sampai ditunjukkan dengan rangkul-rangkulan begini.” Nyalla, kata Sadad, juga punya Kartu Tanda Anggota (KTA) Gerindra meski tidak berada di struktural partai. 

    La Nyalla juga dinilai mempunyai motivasi yang kuat dalam membangun komunikasi politik dengan partai politik lainnya. Hal itu tergambar melalui kegigihannya, mulai memasang ribuan baliho se-Jawa Timur, hingga turun langsung ke masyarakat. Ia mendatangi masyarakat bawah, pesantren, berdialog dengan pengusaha. “Pasti dengan kegigihan yang sama, akan melakukan pendekatan-pendekatan politik kepada partai-partai,” ujar Sadad.

    Baca juga: Pengamat: Gerindra Telat Memulai Persiapan Pilkada 2018

    Tak hanya dengan PAN dan PKS, kata Sadad, namun juga ke partai-partai lain yang belum memberikan dukungan secara resmi kepada salah satu pasangan calon gubernur-wakil gubernur.

    Seluruh jajaran Partai Gerindra di tingkat daerah diwajibkan memberikan dukungan kepada La Nyalla dalam Pilkada Jawa Timur 2018. Termasuk menawarkan diri untuk membantunya berkomunikasi dengan partai politik lainnya.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    OTT Bupati Kolaka Timur, Simak Fakta Penangkapan dan Profil Andi Merya

    Bupati Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Andi Merya Nur, ditangkap KPK dalam OTT. Ia diduga menerima suap yang berhubungan dengan dana hibah BNPB.