Pilgub Jabar 2018, Demokrat Ikuti PKS dan PAN Usung Deddy Mizwar

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Deddy Mizwar. TEMPO/Prima Mulia

    Deddy Mizwar. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Bandung - Partai Demokrat resmi mengusung pasangan Deddy Mizwar dan Ahmad Syaikhu untuk maju di Pemilihan Gubernur Jawa Barat atau Pilgub Jabar 2018. Keputusan tersebut berdasarkan hasil rapat Majelis Tinggi Partai Demokrat pada Selasa, 21 November 2017.

    "Sebenarnya prosesnya sudah lama. Pada Selasa kemarin diputuskan partai mendukung pasangan Deddy Mizwar-Ahmad Syaikhu," ujar Ketua Dewan Pengurus Daerah Partai Demokrat Jawa Barat Irfan Suryanegara saat dihubungi Tempo, Kamis, 23 November 2017.

    Baca juga: Hadapi Pilgub Jabar, Deddy Mizwar Bakal Jadi Kader Demokrat

    Irfan mengatakan, selain partainya, pasangan tersebut sudah lebih dulu disokong PKS dan PAN. Sehingga, pasangan Deddy Mizwar-Ahmad Syaikhu sudah memiliki tiket untuk maju di Pilgub Jabar 2018.

    "Dengan dukungan Partai Demokrat 12 kursi, PKS 12 kursi dan PAN 4 kursi, pasangan Demiz-Syaikhu sudah 28 kursi. Artinya sudah cukup," kata Irfan.

    Irfan menambahkan, keputusan mendukung pasangan tersebut tak lepas dari Deddy Mizwar yang merupakan salah satu pendiri partai berlambang bintang Mercy itu. Selain itu, Partai Demokrat menilai pasangan tersebut sudah berpengalaman menjadi pemimpin di wilayah Jawa Barat.

    "Jabar sangat luas. Jadi harus ada orang yang paham entitas-entitas di Jawa Barat secara baik," kata dia.

    Pasangan Deddy Mizwar dan Ahmad Syaikhu sebelumnya sempat didukung PKS dan Gerindra. Namun, di tengah jalan, DPD Gerindra Jawa Barat menarik dukungan terhadap pasangan tersebut. Hampir dua bulan pasangan tersebut terkatung-katung.

    Deddy Mizwar bakal menghadapi calon dari Golkar dan PPP dan PKB, Ridwan Kamil. Namun, PPP dan PKB belum menentukan pendamping Ridwan Kamil. Adapun Gerindra belum bersikap.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.