Senin, 24 September 2018

Ketua PWI Pusat Ikut Pilkada, Wartawan Diminta Tetap Independen

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima jaket

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima jaket "media darling" dari komunitas pers nasional diwakili Wakil Ketua Dewan Pers Margiono (kanan) di Auditorium TVRI Jakarta, 27 April 2015. ANTARA/Yudhi Mahatma

    TEMPO.CO, Tulungagung - Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Margiono mengaku tidak akan memanfaatkan kalangan wartawan untuk membantu memenangi pemilihan Bupati Tulungagung. Margiono justru meminta media tetap kritis terhadap fakta yang ditemukan selama proses pemilihan bupati.

    Menurut adik Margiono, Budi Sudjarwo Plandang, kakaknya meminta wartawan di Tulungagung tetap obyektif dalam memberitakan pencalonan dia. “Pak Margiono paham wartawan tidak bisa diintervensi,” katanya, Rabu, 8 November 2017.

    Baca: Maju Pilkada Tulungagung, Ketua PWI Margiono Gemar Obral Hadiah

    Margiono meminta anggota PWI Tulungagung tak terpengaruh dengan jabatannya sebagai ketua umum. Sebagai wartawan senior, Margiono hanya meminta pemberitaan seputar pemilihan bupati dilakukan secara profesional dan berimbang. “Wartawan memihak itu pilihan bebas, asal sesuai dengan fakta dan tidak merekayasa,” ujar Budi menyitir ucapan Margiono.

    Ketua PWI Tulungagung Aminun Jabir mengatakan pencalonan Margiono sebagai Bupati Tulungagung telah dikomunikasikan kepadanya. Namun Margiono berpesan agar tidak mempengaruhi netralitas mereka dalam menulis berita. “Justru Pak Margiono meminta kami untuk netral dan independen,” ucapnya.

    Simak: Seribuan Kader PDIP Tulungagung Turun ke Jalan, Ini Tuntutannya

    Jabir juga menjamin netralitas anggotanya dalam meliput pencalonan Margiono. Meski secara emosional memiliki kedekatan dalam garis organisasi, independensi dalam menulis berita tetap harus diutamakan.

    Margiono maju dalam pemilihan Bupati Tulungagung di pilkada serentak 2018 dengan dukungan 10 partai politik. Dia optimistis bisa mengalahkan pasangan inkumben, Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung, Syahri Mulyo dan Maryoto Birowo, yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.

    Lihat: Kader PDIP Tolak Pencalonan Syahri dalam Pilkada Tulungagung

    Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) bersama sembilan partai tertarik mengusung Margiono. “Kami sudah sepakat mendukung Pak Margiono, tinggal menunggu rekomendasi saja,” kata Ketua PKB Tulungagung Adib Makarim.

    Sedangkan untuk pasangan Marginono,  hingga saat ini masih dalam tahap penjaringan dari 17 nama yang diajukan. Margiono memasang beberapa syarat untuk calon wakilnya, yakni memiliki tingkat popularitas tinggi, jaringan luas, serta kemampuan keuangan tak sedikit.

    HARI TRI WASONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kampanye Imunisasi MR Fase 2 Luar Jawa Masih di Bawah Target

    Pelaksanaan kampanye imunisasi MR fase 2 menargetkan hampir 32 juta anak usia 9 bulan hingga 15 tahun di 28 provinsi di luar Pulau Jawa. Hingga 10 Sep