Rabu, 19 Juni 2013
Terpopuler
Kicauan Warga
Pedangdut Rhoma Irama (kiri) didampingi Ketua Panwaslu DKI Jakarta, Ramdansyah (kanan) ketika memberi keterangan kepada pers usai pemangglannya oleh Panwaslu DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (6/8). Pemanggilan tersebut terkait pernyataan Rhoma yang berbau SARA terhadap pasangan Cagub/Cawagub, Joko Widodo-Basuki Tjahaja ketika berceramah di Tanjung Duren, Jakarta Barat beberapa waktu lalu. TEMPO/Tony Hartawan
Senin, 06 Agustus 2012 | 15:03 WIB
Alasan Rhoma Irama Menangis di Panwaslu  

TEMPO.CO, Jakarta - Kedatangan pendangdut Rhoma Irama di kantor Panitia Pengawas Pemilu disambut antusias puluhan orang penggemarnya. Mereka melantunkan salawat saat Rhoma tiba dengan mengendarai mobil Mercy hitam berpelat nomor B 3 39 IA sekitar pukul 10.00 WIB.

Sebelum diperiksa, Rhoma dan Ketua Panwaslu Ramdansyah menggelar konferensi pers singkat. Rhoma tampak menahan emosi, bahkan matanya berkaca-kaca. Dia terlihat menahan tangis sebelum kemudian menjelaskan ihwal tuduhan bahwa dia sengaja menghasut warga untuk memilih Gubernur Jakarta berdasarkan agama kandidat.

Mengetahui sang ayah bersedih, anak Rhoma Irama, Vicky Irama, mengatakan ayahnya menangis karena terharu. "Bokap menangis bukan karena terpojok, tapi terharu melihat teman-teman yang peduli nama Islam," ujarnya di kantor Panwaslu Jakarta, Senin, 6 Agustus 2012.

Ia pun mempertanyakan adanya pihak yang tersinggung dengan dakwah yang dilakukan sang ayah. "Kalau mau menyiarkan apa yang ada dalam ajaran Anda, silakan, itu amanah," ujarnya.

Vicky yakin ayahnya tidak bersalah. Menurut dia, Rhoma hanya menjalankan tugasnya sebagai pendakwah. "Saya lihat video ceramahnya selama tujuh menit dan jelas sekali itu dakwah," ucapnya.

Ceramah yang dimaksud Vicky adalah siraman rohani yang dilakukan Rhoma di sebuah masjid pada akhir Juli lalu. Ketika itu, raja dangdut ini meminta warga Jakarta memilih calon pemimpin yang seiman.

ANANDA PUTRI

Berita terkait:
Dipanggil Panwaslu, Rhoma Menangis

Panwaslu Miliki Video Rhoma Irama Ceramah SARA
Ceramah Rhoma Berbuntut Panggilan Panwaslu
Rhoma Irama Terancam Penjara 3 Bulan

Komentar
13
33
Assalamu''alaikum wrwb Ajaran Islam itu adalah anti diskriminasi dananti SARA. Oleh karena itu haram dan terkutuk ulama2 /Pastor2 berpolitik. Syariat Islam seperti Saudi,Iran dan taliban juga haram dan terkutuk oleh ALLAH swt. http://muslimbertaqwa.blogspot.com/2012/01/abdullatif-invites-you-to-truth-of.html
PENGIRIM KOMENTAR Latif Abdul (Senin, 06 Agustus 2012 | 16:54 WIB)
21
86
emang nya rhoma usatad ya? kirain cuma artis tukang kawin aja...katanya itu itu bukan kampanye tapi dakwah,tapi kenapa pas ada kehadiran foke disana...? trus sekarang pemimpin yg non muslim yg mau dipilih itu siapa? kan cuma ahok,wakilnya yg mimpin tetap muslim koq, jokowi..apa bang haji mau nuduh jokowi non muslim...? Allah Maha Tahu bang haji. belum tentu bang haji lebih suci dari jokowi..
PENGIRIM KOMENTAR h1e2n3 (Senin, 06 Agustus 2012 | 17:50 WIB)
10
32
Bicara dengan hati kecil anda Bang Haji....... apakah anda benar tidak berniat untuk memojohkan salah satu kandidat calon gubernur Jakarta........Ini bulan puasa.....!!!!
PENGIRIM KOMENTAR Moch M Effendie (Selasa, 07 Agustus 2012 | 11:43 WIB)
30
30
lebih baik mana milih orang muslim tapi ndak pro muslim? foke sendiri muslim, tapi penampilannya ndak muslim... buktinya dia milih pelihara kumis daripada jenggot?? apa ada tuntunan rasul untuk pelihara kumis?? tolong umat islam jangan sampai mau dibohongi... soal niat, hanya Allah dan bang Haji Rhoma Irama yang tau..
PENGIRIM KOMENTAR Marzuki (Selasa, 07 Agustus 2012 | 15:13 WIB)
5
17
Bila smp dipidanakan sungguh TER..LA..LU..
PENGIRIM KOMENTAR Ugik Mf Fksh (Senin, 13 Agustus 2012 | 21:21 WIB)