Sabtu, 25 Mei 2013
Terpopuler
Kicauan Warga
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto (kanan). Tempo/Tony Hartawan
Senin, 27 Agustus 2012 | 11:22 WIB
Polisi Belum Temukan Penyebar Video Koboy

TEMPO.CO, Jakarta - Sampai Senin, 27 Agustus 2012, polisi belum berhasil menemukan pengunggah dan penyebar video berjudul ‘Koboy Cina Pimpin Jakarta’ yang beredar pekan lalu. Video yang diunggah di situs media sosial Youtube itu mengintimidasi warga Jakarta keturunan Tionghoa untuk tidak memilih pasangan Jokowi-Ahok pada putaran kedua Pemilihan Gubernur Jakarta, 20 September 2012 nanti.

"Masih ditelusuri dan didalami," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto ketika dihubungi Tempo pada Senin, 27 Agustus 2012. Rikwanto tampak enggan menjelaskan sampai sejauh mana hasil penyelidikan polisi saat ini. Ia hanya meminta masyarakat untuk bersabar. "Pokoknya, kami harapkan secepatnya pelaku bisa ditemukan," ujarnya.

Jika tertangkap dan terbukti bersalah, kata Rikwanto, sang pengunggah video koboy terancam dipenjara maksimal 6 tahun. "Bisa dijerat dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik," ujarnya.

ANANDA PUTRI

Berita Terpopuler:
Quraish Shihab, Si Pengubah Dunia

Politikus PDIP Akui Sebarkan Pesan Kebakaran

Letusan Gunung Toba Paling Dahsyat se Dunia

Pemain Liga Spanyol Ini Ingin Perkuat Timnas Indonesia

Soal Kebakaran, Tim Foke-Nara Laporkan Politisi PDIP

Iklan Tong Fang Masih Beredar

Marzuki Alie Minta Warga Terima Pemimpin Non Muslim

2.000 Pelacur Semarang Terindikasi HIV/AIDS

Sebagai Ketua DPR, Marzuki Kampanyekan Foke-Nara

Ibunda Pemimpin Syiah Sampang Kritis

Komentar